Resensi Novel
Pudarnya Pesona Romeo dimata Juliet
Judul buku : Resist Your Charms
Penulis : Ega Dyp
Penerbit : PT. Bentang Pustaka
Perancang sampul : Nocturvis
Tahun terbit : 2017
Tebal buku : x+ 326 hlm; 20,8 cm
Sinopsis:
Buku Resist Your Charms ini merupakan buku kedua karya penulis muda kita yakni Ega Dyp yang sebelumnya menulis buku When Love Walked In. Novel ini menceritakan seorang tokoh utama bernama Kinara Alanza yang terpaksa berhubungan dengan orang yang dibencinya yaitu Romeo untuk memenuhi keinginan adiknya Kinar yang telah jatuh cinta kepada Romeo. Dilain pihak Romeo memanfaatkan moment ini agar dia bisa mendekati Kinar, cewek yang sebenarnya ia sukai. Singkat cerita, Romeo yang sudah jengah dengan sikap Kinar yang tidak peka-peka, akhirnya dia pun mengungkapkan perasaannya dengan Kinar. Awalnya Kinar tidak terima akan hal itu karena dia pikir orang yang harus Romeo sukai adalah adiknya, lambat launpun dia sadar Kinar pun ternyata mempunyai rasa yanh sama dengan Romeo. Mengetahui hal itu Romeo meminta Kinar untuk menjadi pacarnya, Kinar yang memang sangat menyayangi adiknya, dia pun ragu, karena kalau ia memilih pacaran dengan Romeo dia berfikir bahwa sama saja ia mengkhianati adiknya. Romeo pun tidak kehabisan akal untuk menjadikan Kinar menjadi miliknya, maka dari itu dia menyarankan Backstreat. Tidak lama menjalani Backstreat, Kinar pun mengalami masalah lagi dengan adiknya, Kania pun menjadi membenci Kinar, dan menganggap Kinar perebut kebahagiannya dari kecil. Kinar yang sudah tidak mau dimusuhi oleh adiknya bahkan disalahkan ibunya, diaoun berniat untuk putus dari Romeo. Romeo mengusahakan cara untuk mempertahankan Kinar dan memberi pengertian kepada Kania. Diakhir Novel Romeo dan Kinar pun tetap berpacaran, Kinar sang Juliet pun sadar akan pesona Romeo memang tidak bisa abaikan sepenuhnya. Kania yang tadinya tetap menyalahkan keadaan kepada kakaknya diapun sadar ternyata Kinar-kakaknya itu benar-benar peduli dan sangat menyayanginya.
Kelebihan Buku :
Walaupun buku ini jenis teenlit, novel ini juga memberi pelajaran hidup salah satunya tentang pengorbanan seorang tokoh kepada adiknya, dan bagaimana proses sitokoh bisa terlepas dari rasa bersalah terhadap apa yang terjadi pada masa lalunya. Novel ini benar-benar menampung semua emosi, dari pahit sampai manis semuanya tertampung dibuku ini.
Kekurungan Buku :
Font huruf terlalu kecil dari karya sebelumnya. Sampul bukulnya memang sesuai isi cerita dan khas remaja sekali, namun dari segi warnanya kurang menarik. Jika Background warnanya warna yang lebih cerah pasti akan membuat buku lebih terlihat bagus dan lebih menarik lagi.
Kesimpulan :
Buku ini sangat cocok untuk konsumsi remaja karena tidak ada unsur dewasa, dan segi alur cerita juga sangat pas dengan cerita khas remaja.
Selasa, 19 Desember 2017 15;16
Bintun dho'ifah
Tidak ada komentar:
Posting Komentar